image1

HELLO I'M ADAM AZKIYA|WELCOME TO MY PERSONAL BLOG|I LOVE TO DO CREATIVE THINGS|ENJOY MY RANDOM FEED! :)

Kagum Dalam Diam


       Hari ini pertama kalinya aku bertatap mata denganmu, bertukar kata dan mendengarkan suara merdumu secara langsung, yang sebelumnya hanya bisa ku dengar lewat Soundcloud mu, aku adalah pendengar setia dari semua lagu Taylor Swift yang engkau cover, setiap sabtu malam tepat pukul 21.00 adalah jadwalmu mengupload lagu terbarumu, suaramu menghiasi setiap penjuru word wide sangat indah dan merdu, terlalu indah untuk dinikmati sendiri, kau hebat, namun aku belum pernah mengucapkan pujian kepadamu secara langsung, aku terlalu munafik dari sekian banyak fans yang menyukai suaramu.

      Terlalu panjang sejarahnya, mengapa aku bisa mengenalmu padahal jarak antara kotaku dan kotamu tidak dekat Bandung-Bekasi, tapi Twitter membuatku merasa dekat denganmu, Avatar Twittermu seakan berbisik kepadaku tentang seperti apa Rupamu.

      “Hei, asal kamu tahu, dia itu wanita polos dengan rambut sebahu berwarna hitam pekat, sama persis dengan bingkai kacamatanya.” Ucap Twitter kepadaku

    Terkadang Twitmu melintas di linimasaku , aku membaca twitmu dengan seksama, sampai-sampai aku bisa mendengar suaramu yang seolah-olah memang kamu mengatakan itu langsung kepadaku, aku harap suatu saat kamu bisa menekan tombol follow yang ada di di Linimasa Twitterku.

      Selasa ini aku telah berada di Bekasi bersama teman-temanku, ada sebuah event komunitas yang akan aku garap bersama teman-temanku yang juga berasal dari berbagai kota dan menginap bersama dan menjadi keluarga karena kami akan mejalani hidup bersama untuk beberapa Minggu, salah satu Crew yang akan datang adalah dia, wanita dengan suara merdu itu, tapi aku belum melihat sosoknya sore ini, ternyata dia belum datang, aku menunggunya hingga larut malam, kemudian aku tertidur lelap, sangat lelap.

     Rupanya malam itu aku memimpikanmu dari lelapnya tidurku malam ini, kurang lebih seperi ini, saat itu ketika aku sedang mengobrol dengan teman-temanku tentang rundown acara dan semua persiapan yang akan di lakukan, aku yang sedang malas tidaklah fokus mendengarkan penjelasan temanku, terlebih lagi wanita itu menurut linimasa Twitternya akan datang hari ini. 

“Bro, coba liat ada cewe cantik di bawah!”
“Pasti dia.”
Aku yakin wanita itu, aku buru-buru berlari dan menengok ke ruang keluarga dari lantai 2, ternyata betul wanita itu yang aku tunggu, perutku mendadak mules tak karuan.

      Tampak dia sedang berbalas sapa dan bertukar nama dengan teman-temanku yang baru dikenalnya juga, aku ragu mendekatinya entah mengapa, tapi aku beranikan saja meskipun perutku semakin terasa mules, akupun mendekatinya, tanpa aku sadar ada aroma yang menyelusup ke lubang hidungku, napaknya wanita ini habis crembath dengan memakai shampo herbal dengan wangi sejenis Rose, harum sekali.

     “Hello.” Aku mulai memberanikan diri menyapanya duluan, wanita yang selama ini hanya bisa aku lihat di Avatar Twitternya yang tak pernah dirubahnya, dengan suara dengan karakter khasnya, dan ini pertama kalinya aku berada di sampingnya dengan jarak yang tak lebih dari 4 langkah, dia pun berbalik dan menatapku, dan tersenyum kepadaku, ahhhh indah sekali senyumnya sangat lebar dan rautmuka naturalnya, sangat ‘Down to Earth’ nampaknya meskipun Soundcloudnya sudah dilirik Ratusan ribu orang, dia bukan artis, tapi aku tahu dengan suara emasnya suatu saat dia bakal menuju satu titik.

Sebelum dia menyebutkan namanya secara langsung aku terbangun dari tidurku
“Sialan ini perut lapar ngeganggu banget sih.”

      Aku pun turun ke lantai bawah untuk persiapan makan pagi, setelah aku tersadar bahwa wanita itu ternyata belum sepenuhnya datang kemari hanya baru datang di dalam mimpiku saja, aku kemudian memastikan lagi di linimasanya,  memang dia akan datang pagi ini, tapi sama sekali belum terlihat batang hidungnya, apalagi rambut sebahunya.

     Malas sekali mandi di pagi ini, karena teman-teman ku pun tidak banyak yang mandi pagi, hanya beberapa wanita yang betul-betul girly memutuskan mandi pagi, ah aku tidak peduli bodo amat dengan penampilan.

     Mengambil sarapan secukupnya, dengan Telur dadar dan Kecap manis, tidak lupa kerupuk, setelah beres sarapan aku hanya menyikat gigiku saja agar nafasku kembali normal, setelah itu ternyata ada yang membuatku kaget selepas keluar dari kamar mandi.

      Rupanya wanita yang aku mimpikan tidak hanya datang di mimpiku dan di dunia mayaku saja, tapi sekarang aku betul betul melihatya dengan jelas, dengan mata kepalaku juga, sesuai dengan ciri-ciri fisik yang sudah aku kenal sebelumnya, tentunya dengan rambut sebahunya, apakah dia mengenalku? Apakah dia mengetahuiku bahwa aku menyukai lagu covernya? Apakah dia akan membenciku? Apakah dia habis shampoan dengan shampo ber aroma Rose? Ah aku tidak peduli.

Kamu tahu apa yang dia cuapkan kepadaku


“Hei, aku suka banget sama karya-karyamu aku melihatnya di web pribadimu, kayanya kita bakalan mengobrol panjang lebar setelah ini.”

     Aku betul betul heran, karena ternyata dia mengenaliku duluan, sebelum aku sempat membicarakan dan memuji suara emasnya secara langsung, tapi ini sebuah angin segar yang berhembus kepadaku, aku betul-betul segar dan senang sekali pagi ini, selain aku bisa bertemu dengannya, dia pun memuji karya-karyaku.

“Sungguh? Terimakasih banyak sebelumnya, kamu baik sekali.”

“Iya sungguh, sama-sama sama, santai aja.” Dia menyibakan rambutnya ke belakang dan menjulurkan tangan kanannya  “Oh iya kita belum kenalan ya, kenalin nama aku ....”


The End

Terimakasih sudah menyempatkan waktu untuk membaca, gue jadi kebiasaan begadang  ngepost tulisan ini aja jam setengah 2 pagi

Share this:

CONVERSATION

28 comments:

  1. Ehm.. apakah ini cerita fiksi lagi apa memang kenyataan. Ah saya tidak tau, hanya pemilik blog, wanita berambut sebahu dan Tuhan sajalah yang tau..

    BalasHapus
  2. kenyataan nih kayaknya XD merah-merah pasti pipi tu cewek kalo baca post ini XD

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahaha Ya Allah, Cewe itu yang merah-merah siapa? khayalan kok orangnya juga :>)

      Hapus
  3. Keren dam! Serius dam ceritanya? :O omg si adam

    ~Sasa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini Sasa Shabrina kan?
      Omg apanya Sa? (p)

      Btw Maacih ya cheer

      Hapus
  4. keren dam ceritanya.. ini aseli apa pasluu yaaa? kayaknya kalo gua yang jadi lo, pasti bakal super melting hahaha..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya Allah ini Fiksi kok Fiksi hahahahaha Ini Fiksi wooooy (b)

      Iya untungnya orangnya ga ada yah Kak

      Hapus
  5. Wew... habis keluar dari kamar mandi tiba-tiba itu wanita langsung ada? wah... jangan2 dikuntit? bisa jadi maling atau malah... dhemit... :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bukan Dhemit kok :))
      Cuman pas-pasan aja ceritanya, pas dia masuk kamar mandi si cewe itu dateng, gituuuu :p

      Hapus
  6. Wiihh,,bagus nih, Adam.. curhat kan ya curhat kan ya ini?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih Anita :)
      Jawabannya bakalan tetep sama, sekaligus gue curhat ini Fiksi kok Fiksi ga ada di dunia nyata hahahaha (p)

      Hapus
  7. cara nulis cerita fiksi dong bro :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Walah, rikues nih ceritanya? (c)

      Hapus
  8. Keren mas :))
    Koreksi sedikit di bagian: “Hei, asal kamu tahu, dia itu wanita polos dengan rambut sebahu dengan warna hitam pekat, sama persis dengan bingkai kacamatanya.” Ucap Twitter kepadaku

    Coba hapus kata "dengan" sehabis kata "sebahu", dan ganti kata "warna" menjadi "berwarna".

    “Hei, asal kamu tahu, dia itu wanita polos dengan rambut sebahu berwarna hitam pekat, sama persis dengan bingkai kacamatanya.” Ucap Twitter kepadaku

    :))

    Wajib bikin terusan dari cerita ini mas (h)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih Hafizh :)
      Boleh juga nih sarannya, gue edit yaaaaa! :-d

      Wajib bikin terusannya? terusannya dibikin cerita baru aja deh ya, ga apa-apa? (p)

      Hapus
  9. pada ribut nanyain ceritannya asli ato nggak :))
    kayaknya rata2 kalo kamu lagi nulis gini2 pasti pertanyaannya sama :-d

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya nih bener banget, emang point-point apa aja sih yang bikin cerita-cerita ini terlihat seperti asli? :-?

      Hapus
    2. mungkin penggunaan sudut pandang orang pertama itu kali ya? penggunaan kata "aku" jadi kesannya kayak kisah nyata.

      eh aku setuju sama kak tiwi, kalimatnya kurang di poles dikit. biar lebih greget gitu. ibarat cewek, cerita kamu udah cantik tapi perlu ke salon biar makin cantik dan lebih menarik. muehehehehe.

      aku juga masih belajar sih, nggak pinter bermetafora cuma bantu ngasih saran :)

      Hapus
    3. Nah iya nih, berkat kalian (Reny & Tiwi) gue jadi tau kenapa orang-orang menyangka itu kejadian nyata gue.

      Semangat nulis lagi! yosh :-b

      Hapus
  10. Pandai bener bikin fiksi (h) bisa-bisa nanti semua cerita fiksi (karyamu) diblog ini diterbitin jadi buku tuh bang!! Woah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihi gue aminin aja ya, Aamiin Yarabbal Alamin :))

      Hapus
  11. Hai, Adam!
    Sorry sebelumnya, komentar gue gak akan sama kayak orang-orang di atas gue.
    Gue masih gak dapet nyawa dari cerita lo, masih kurang permainan kata untuk membuat pembaca menikmati tulisan lo. Well, gue pencinta sastra garis keras jadi gue rasa tulisan ini masih terlalu longgar untuk gue bisa ngerasain apa yang lo rasain.
    Lo terlalu banyak pake kata penghubung. Hati-hati, itu bisa mengurangi nilai rasa dari tulisan lo. Selanjutnya tentang EYD, tulisan ini masih sangat beratakan.
    Tapi kalau untuk awal, gue rasa bisa dikategorikan dengan "lumayan".
    Selebihnya bisa lanjut di forum, terimakasih :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hello Tiwi

      Permainan kata untuk menikmati cerita agar nyawanya dapet?
      coba kasih contoh dong Wi, di metaforakan maksudnya?

      Kata penghubung, oke cheked
      wkwkwkw emang gue kurang menguasai EYD sih, jadinya bebas aja

      Terimakasih banyak komentarnya! mantap sekali treatmentnya 8-)

      Hapus
    2. Sebenernya kalo dimetaforakan itu menurut gue cuma untuk mempercantik, ya. Bagi gue kalimat lo kurang berperasaan aja, jadi kayak nulis cerita harian biasa. Contohnya gimana yak? Hm... bingung gue hahaha
      Pokoknya mah kalimatnya didalemin rasanya, kalo banyak baca pasti bakal tau deh beda antara kalimat yang feel-nya jelas dan engga.

      Hapus
    3. Hasil diskusi di Whatsapp keren banget!

      Nih diminum dulu (c)

      Hapus
  12. keren kaaaang sedih sih ceritanya btw nama ceweknya siapa kaang ? :) lanjutin dong ceritanya haha


    Adel~

    BalasHapus
    Balasan
    1. Namanya?
      Siapa aja terserah Adel :-d
      Ini kan Fiksi Del

      Terimakasih sudah menjadi pengunjung baru cheer

      Hapus

Makasih banyak yang udah mau komen (≧◡≦)